Helooo ini cerita kedua saya :)
walau disini yang baca masih sedikit ya -_-
tapi gak apa apa deh :D
Selamat membaca...!!!
"ssss, fiuuhh..." Aku masih menunggunya, dengan tubuh yang menggigil sembari mengusap-usap kedua telapak tanganku, berharap mendapatkan kehangatan di tengah derasny hujan.
"a.aku mo.hon.. ka.kamu dat.tang kka.." ucap bibirku bergetar.
Sebenarnya aku tidak yakin, kalau kekasihku akan datang kesini ? ke tempat ini, tempat pertama kali ia menembakku ! di sebuah Taman.
Ini adalah kesekian kalinya, saat aku memintanya untuk bertemu atu sekedar kencan dengannya, berkali-kali juga ia membatalkannya.
Sebenarnya aku sendiri tidak tahu, apa perasaan dia sebenarnya terhdapku ? apa dia hanya mempermainkanku ? atau hanya sekedar menambah koleksi mantan pacarnya ?
Ya ampuun..!! Tidak! kenapa aku bisa berfikir seperti itu ?! kenapa aku malah menyalahkan Cakka ? bukankah ini perasaanku? aku yang cinta kepadanya, meskipun aku tidak tahu apakah Cakka juga cinta kepadaku ? mengapa aku mencintainya ? bukankah, dulu aku sangat membencinya! membenci cowok yang notabanenya seorang playboy (!) Tapi sekarang..??aku tidak bisa membohongi perasaanku sendiri, kalau ternyata.. Aku sangat mencintainya.
"Huufth... sekarang pikiran ini berhasil menyalahkan perasaanku-_-"
Sementara di tempat yang berbeda, Cakka sedang asyik-asyiknya bermain di sebuah mall. bukan! bukan karena dia suka pergi ke sebuah mall, melainkan menemani seseorang (mungkin perempuan) ke sebuah mall. Sepertinya dia lupa akan bertemu seseorang di Taman, atau bahkan tidak ingat sama sekali!
' Kau tidak akan melihat seseorang yang menyayangimu dengan setulus hati, padahal dia ada dihadapanmu, tetapi kau akan merasakan kerinduannya saat Ia pergi meninggalkanmu untuk selama-lamanya..'
Sudah berkali-kali, Via dan Ify bilang kepadaku, kalau Cakka bukanlah seorang lelaki yang baik, tapi aku tetap saja mempertahankannya. Aku takut seandainya aku putus dengan Cakka, hatiku akan sakit! ya, aku memang egois bukan ?
Tapi apa aku salah ingin mempunyai pacar pengertian seperti Via dan Ify ?! yang mempunyai Gabriel dan Rio ?? Ingat! mempunyai bukan berarti memilik, hanya saja, Aku ingin sifty sama seperti seperti mereka. Gabriel dan Rio adalah dua sosok yang tidak berbeda jauh. Mereka berdua sama-sama pintar, aktif dalam osis dan jago memainkan bola basket. tidak seperti Cakka yang aktif dengan bandnya saja dan paling jago dalam berkelahi!
Ya! beruntung sekali Via bisa memilik Iel dan Ify memiliki Rio. dan yang paling penting, Gabriel maupun Rio sangat menyayangi pacarnya. mereka sangat perhatian dan tidak mengabaikan janji !! Terkadang aku sangat iri pada mereka-_-
Astaga! sudah berapa lama aku menunggu Cakka ? dan sudah berapa lama juga Cakka mengabaikan janjiny untuk menemuiku ?
Tiba-tiba saja perutku teramat sakit, wajahku sepertinya memucat, mungkin bibirku sudah membiru, kepalaku terasa berat dan... semua Gelap !
Aku tidak mengerti, mengapa mereka semua menangis ? padahal aku sangat benci dengan airmata! Orangtuaku, Via-Iel, Rio-Ify dan juga... seseorang yang sangat kutunggu-tunggu kehadirannya, Cakka.Ia sama seperti yang lainnya, menangis terisak.
"maafin gue Ag, gue gak dateng ke Taman semalem, gue nyesel Ag, gak bisa liat lo untuk terakhir kalinya," Isaknya pelan , tapi bisa terdengar jelas olehku.
'Deg' walaupun aku sudah tidak bernyawa lagi, tetapi tetap serasa jantungku berbunyi berdetak untuk terakhir kali, dan itu sangat menyakitkan!
Apakah aku, apakah aku sudah tiada ? bukankah ini terlalu cepat untuk meninggalkan mereka semua ? Apakah aku terlambat untuk mengucapkan terima kasih atas segala perhatian mereka terhadapku ?
hanya ada satu jawaban, dan ku yakin kalian pasti juga tahu itu.. Ya, kau terlambat Agni !
"Kka, Agni titip ini ke gue (sambil menyerahkan surat) dia nyuruh gue kasih ini ke elo, seandainya dia gak bisa ketemu lo," Ucap Ify.
"Lo tau Kka?Agni udah nunggu lo berjam-jam di Taman, tapi apa?! lo malah gak dateng ke tempat itu, dan gue juga yakin, lo lagi jalan sama cewek lain kn?!" kini giliran Via, menuduh.
"gue.gue..?" ucap Cakka bingung.
"ah udahlah! mending lo baca aja suratnya,," ucap Iel yang sudah geregetan dengan tingkah laku Cakka, dan membawa Via pergi, bgitu juga dengan Rio dan Ify.
perlahan Cakka membuka surat itu, tangannya gemetar, rasa penyesalan pun berkecamuk di benakny. Dengan diiringi tetes airmata , Cakka terus mambaca kata demi kata yang tertulis di surat itu.
Dear Cakka
Haloo Kka !! :D
gue kaya apaan aja yak, pake nulis surat segala! mungkin surat ini gak penting buat lo, tapi ini penting banget buat gue,, gue takut nggak sempet ngomong langsung ke elo, karena gue yakin hidup gue nggak akan lama lagi.. gue menderita penyakit Leukimia kka :( penyakit mematikan ini ada di tubuh gue semenjak gue duduk di bangku SD.
Gue tulis surat ini, cuma mau ngucapin terima kasih banyak karena dulu lo pernah nembak gue, walaupun gue nggak tau alasannya karena apa?! tapi, gue mencoba untuk tidak peduli dan tetap posthink. karena, dengan cara lo nembak gue aja udah membuat gue senang :) Thanks Cakka, atas segala perlakuan lo terhadap gue,gue juga mau ngucapin
Selamat Tinggal Cakka, IK HOU VAN JE.. *artinya AKU CINTA KAMU*
Salam Manis
Agni^_^
S.E.L.E.S.A.I
sorry feelnya ga dapet -_-v



